Oleh: Bung Syaiful (Kacong)

Dalam hening malam yang lembut menyapa,
aku duduk di warkop kecil ditengah sawah terbuka.
Sunyi memeluk setiap detik yang perlahan berlalu,
membuat pikiranku kembali pada hangatnya dirimu.

Di antara desir angin yang menyentuh pelan,
terbayang senyummu yang manis, begitu menenangkan.
Seakan semesta mengatur rindu tanpa jeda,
membisikkan bahwa kehadiranmu selalu bermakna.

Gandem Marem, 4 Desember 2025