Tak terasa, seluruh umat Islam kembali dipertemukan dengan bulan yang mulia, bulan yang selalu dinanti-nantikan oleh umat Islam yaitu bulan Rabiul Awal. Bulan ini tidak hanya sekadar bagian dari kalender Islam, tetapi juga sebagai fase dalam kehidupan umat yang penuh makna dan spiritualitas. Di bulan ini, kelahiran manusia agung terjadi yaitu Baginda Nabi Muhammad SAW yang membawa risalah kebenaran dan kasih sayang bagi seluruh alam.

Seringkali, kesibukan dan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, kita lupa akan betapa istimewanya bulan Rabiul Awal ini. Kita mungkin tidak menyangka bahwa kerinduan yang tersimpan dalam hati setiap umat Islam untuk kembali merasakan kedekatan dengan Baginda Rasulullah SAW, kini terjawab dengan kedatangan bulan penuh berkah ini. Saat bulan rabiul awal tiba, seakan-akan kita diingatkan kembali akan kasih sayang yang tiada tara dari Baginda Rasulullah SAW, yang senantiasa memikirkan umatnya hingga akhir hayatnya.

Rabiul awal merupakan bulan mengingatkan kita semuanya pada pribadi mulia yang menjadi teladan sepanjang masa. Seorang manusia sempurna yang membawa cahaya bagi kegelapan, yang menyebarkan kasih sayang dalam setiap langkahnya, dan yang perjuangan adalah demi kebahagiaan umatnya di dunia maupun akhirat.

Rasulullah sebagai rahmat dan syafaat bagi seluruh alam, hadir ditengah-tengah umat islam untuk memberikan contoh nyata terkait bagaimana seharusnya hidup dijalani dengan penuh cinta, keadilan, dan kebaikan.

Bulan rabiul awal datang, umat Islam di seluruh dunia terutama Indonesia memperingati Maulid Nabi sebagai bentuk penghormatan dan rasa rindu kita kepada Baginda Rasulullah SAW.  Maulid nabi bukan sekadar seremonial, tetapi ia merupakan momen penting untuk merenungkan kembali ajaran-ajaran yang telah beliau sampaikan sebelumnya.

Dalam peringatan ini, kita sebagai umat Islam diajak untuk memperbarui niat dan semangat dalam mengikuti jejak Baginda Rasulullah SAW beserta sahabatnya. Ditengah peringatan ini, umat Islam diingatkan akan betapa pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dalam tiap aspek kehidupan.

Bulan kemuliaan ini, kita juga mengingatkan akan betapa besar harapan kita untuk mendapatkan syafaat baginda Rasulullah SAW. Syafaat ini merupakan pertolongan yang diharapkan oleh setiap umat Islam di hari kiamat nanti. Di saat segala amal diperhitungkan dan tiada tempat untuk berlindung kecuali dibawah naungan kasih sayang Allah SWT, syafaatnya Baginda Rasulullah menjadi harapan terbesar bagi seluruh umat Islam. Betapa bahagianya hati ini ketika kita menyadari Nabi Muhammad Saw telah dijanjikan syafaat bagi umatnya dan beliau senantiasa mengingat kebaikan bagi kita semuanya. Itulah kenapa kita terus bersholawat kepada Baginda Rasulullah SAW.

Akan tetapi, syafaat tersebut bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan begitu saja. Ia merupakan anugerah yang harus diupayakan dengan kesungguhan dalam mengikuti ajaran Baginda Rasulullah SAW sesuai ahlussunah wal jamaah, mencintai dan menjunjung tinggi ajarannya serta menjalani kehidupan dengan akhlak yang mulia.

Bulan ini merupakan kesempatan emas bagi kita untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui kecintaan kita kepada Baginda Rasulullah SAW. Setiap kali, kita selalu mengingat beliau, kita juga seharusnya mengingat pesan-pesan kebaikan yang beliau tinggalkan.

Bulan ini, mari kita jadikan sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman kita tentang kehidupan dan perjuangan Baginda Rasulullah SAW. Mari kita renungkan betapa besarnya cinta dan kasih sayang beliau kepada umat Islam hingga diakhir hayatnya pun yang beliau pikiran adalah keselamatan kita.

Dengan memahami lebih dalam sosok Rasulullah, kita akan semakin mencintai beliau dengan penuh cinta, kita berupaya sekuat tenaga untuk meneladani akhlak mulia Baginda Rasulullah. Tak hanya itu, bulan ini merupakan pengingat kita pada pentingnya persatuan dan ukhuwah islamiyah. Rasulullah SAW menekankan pentingnya persaudaraan bagi umat Islam tanpa memandang suku, ras, atau status sosial.

Seharusnya, bulan ini menjadi momen untuk memperkuat tali persaudaraan ini, menghilangkan segala bentuk permusuhan dan perpecahan serta mengedepankan kasih sayang dan pengertian diantar sesama umat Islam.

Bulan ini merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak membaca sholawat dan doa kepada Baginda Rasulullah, memohon agar kita semuanya termasuk golongan umat yang mendapatkan syafaat beliau di akhirat kelak. Mari kita isi bulan ini dengan amalan-amalan kebaikan, memperbanyak ibadah, dan memperbanyak sholawat sesuai ajaran ahlusunah wal jamaah Nahdlatul Ulama (Aswaja NU) untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai seorang Islam yang sejati.

Melalui datang bulan keagungan ini, kita semua semakin sadar betapa beruntungnya kita mempunyai sosok teladan yang sempurna seperti Baginda Rasulullah SAW, dan semoga kita diberikan kekuatan untuk selalu mengikuti jejak beliau dalam setiap langkah kehidupan kita. Semoga pula, kita semua diberi kesempatan untuk meraih syafaat beliau baik dunia maupun akhirat. Aamiin. Wallahualam bishawab.

Sedati, 3 September 2024