Aku hanya insan fana yang terseret harap,
terpikat lembutmu yang tak pernah biasa.
Di antara daya yang sulit kupahami,
kau menjelma menjadi segalanya—
meski aku tahu, aku baru sebatas
penikmat senyummu yang singgah sesaat.
Kadang cinta membuat logika tersesat jauh,
menciptakan perang yang tak kunjung reda di kepala.
Namun setiap kali tatapmu hadir,
ada dopamin yang hidup dan menari,
meski senyummu bukan ditujukan
hanya untukku semata.
Andai cintaku tersusun sebagai gagasan utama tanpa kalimat pembuka atau jeda,
kisahku mengagumimu takkan pernah selesai.
Dalam langkah yang tersesat aku berserah,
sebab bagiku, hadirmu adalah rahmat.
Andai kecantikan dan senyummu kutulis dalam buku,
entah berapa halaman yang harus ikut bernapas.
Indrapura, 5 Desember 2025

SYAIFUL HIDAYAT lahir di Desa Paberasan pada tanggal 7 Juli 1995. Saat ini, ia dikenal sebagai seorang jurnalis dan penulis buku. Sebagai seorang penulis, Syaiful telah berkontribusi dalam media massa dengan artikel-artikel yang memberikan inspirasi dan dampak positif. Karya tulisnya seperti “Sembako untuk Pengguna Ojek” dan “Sembako untuk Mahasiswa” yang dimuat di Surat Kabar Surya pada tahun 2020 dan 2021 merupakan contoh kontribusinya dalam menyuarakan isu-isu sosial dan pendidikan.
Untuk kontak lebih lanjut, Syaiful dapat dihubungi melalui email syaifulh456@gmail.com atau melalui HP/WA di nomor 085784831449. Informasi lebih lanjut tentang aktivitasnya dapat ditemukan di Instagram dengan akun @bung.syaiful.


