Ketika hujan turun perlahan-lahan,
kita duduk di warkop sederhana di sudut kota yang semakin rendup warnanya.
Aroma kopi hitam mengepul perlahan, berpadu dengan udara dingin yang menyelinap di antara percakapan kita yang sesekali terhenti.
Di hadapan kita, jalanan tampak seperti kanvas basah yang memantulkan cahaya lampu kendaraan.
Kita memandang ke keliling, melihat orang-orang berlalu dengan kisah yang tak pernah kita tahu,
namun selalu terasa akrab, seolah hujan menyatukan setiap langkah yang tersesat di bawah langit yang sama.
Ada yang unik dari cara kita memandangi dunia saat itu—
seakan-akan hujan sedang mengajari kita tentang kesabaran,
bahwa tidak semua hal harus diselesaikan dengan tergesa,
bahwa ada waktu ketika kita hanya perlu diam, saling menatap, dan membiarkan kehangatan kecil di antara kita bekerja sendiri.
Aku belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari hal-hal besar,
melainkan dari detik-detik sederhana yang sering kita lewatkan,
seperti caramu memegang cangkir dengan kedua tangan karena udara terasa dingin,
atau caramu tersenyum kecil ketika tetes hujan menimpa atap seng, menghasilkan irama yang membuat kita betah berlama-lama di sana.
Dari hujan itu, aku memahami bahwa kehidupan dapat menjadi lebih baik ketika dijalani bersama seseorang yang membuat dunia terasa lebih ringan.
Kita mungkin tidak memiliki semua jawaban, tetapi kita memiliki waktu—
waktu untuk belajar, waktu untuk memperbaiki diri, dan waktu untuk mencintai dengan cara yang sederhana namun jujur.
Dan di antara aroma kopi, suara hujan, dan tatapanmu yang tenang,
aku menemukan pelajaran paling penting:
bahwa kadang, Tuhan menyisipkan keindahan pada momen-momen yang tampak biasa,
agar kita tahu bahwa cinta tidak perlu dirayakan dengan megah,
cukup dirawat oleh dua hati yang saling mengerti, bahkan dalam diam.
Warkop STS Gayungsari, 22 November 2025

SYAIFUL HIDAYAT lahir di Desa Paberasan pada tanggal 7 Juli 1995. Saat ini, ia dikenal sebagai seorang jurnalis dan penulis buku. Sebagai seorang penulis, Syaiful telah berkontribusi dalam media massa dengan artikel-artikel yang memberikan inspirasi dan dampak positif. Karya tulisnya seperti “Sembako untuk Pengguna Ojek” dan “Sembako untuk Mahasiswa” yang dimuat di Surat Kabar Surya pada tahun 2020 dan 2021 merupakan contoh kontribusinya dalam menyuarakan isu-isu sosial dan pendidikan.
Untuk kontak lebih lanjut, Syaiful dapat dihubungi melalui email syaifulh456@gmail.com atau melalui HP/WA di nomor 085784831449. Informasi lebih lanjut tentang aktivitasnya dapat ditemukan di Instagram dengan akun @bung.syaiful.


