Di sastra tak pernah dikenal kata I love you,
hanya bisik halus yang menetap di ruang kalbu.
Butiran debu di keheningan malam itu,
menjadi saksi sunyi antara rindu dan waktu.

Izinkan sebutir debu menempel di bajumu,
menitipkan rasa yang tak mampu terucap seluruhnya.
Dalam diam ia mencium wangi langkahmu,
mengikat hati tanpa suara, namun penuh makna.

Gayungan, 24 November 2025